"Dari siapa?" Naka berjengit saat mendengar suara Gandha yang dibarengi dengan sepasang tangan melingkar di perutnya. "Angkasa?" Gandha mengernyit tak suka. Ia melepas dekapannya dan merebut ponsel Naka mengabaikan tatapan tak percaya dari kini sudah berbalik menghadapnya. "Kalian masih sering mengirim pesan?" Naka mendelik saat mendapat tatapan penuh curiga dari Gandha. Ia hanya mengangguk sebagai jawaban. "APA?!" Naka menutup kedua telinganya saat mendengar pekikan dari pria yang ada di hadapannya. "Mas ih!" Gerutunya sebal menepuk lengan Gandha pelan. Gandha tak peduli, ia tengah sibuk meng-scroll percakapan antara Naka dan Angkasa, pria yang diketahui mengakui Alen sebagai anaknya dan berniat membuat anak lagi dengan Naka atas alasan agar mirip dengannya. "Apa-apain nih, enak

