BAB : 56

1760 Words

Tadinya Kalina hanya bergelayut di tangan Ken, membuat langkah itu begitu susah. Apalagi tanpa alas kaki. Tapi saat sampai di luar ... Ken malah dengan cepat mengangkat tubuh Kalina. “Jangan mulai membuatku kesal lagi. Turunin aku sekarang juga!” Kehebohan itu terulang lagi. Saat sikap Ken membuatnya seolah jadi pusat utama. Kemarin posisi rumah sakit sedang sepi, dan sekarang? Jangan ditanya lagi. Bisa-bisa ia jadi tontonan semua orang di rumah sakit ini karena kelakuan cowok ini. “Jalanmu seperti itu, kapan kita sampainya?” “Tapi jangan menggendongku juga dong. Demi apa sikapmu membuatku jadi seseorang yang ...” “Bentuk perhatianku padamu,” timpal Ken langsung. “Jangan mulai lagi!” tegas Kalina. Apa tidak cukup sikap dia semalam yang bikin dirinya merasa bingung. Dan sekarang dia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD