Masa-masa Itu

1532 Words

Olive sudah selesai dengan outfitnya, celana jeans dan hoodie lilac kesukaannya. Ia keluar dari kamar mandi, berharap Abian sudah tidak di kamar itu. Dengan ajaibnya harapannya itu langsung terkabul. Ia mengelilingi penjuru kamar dengan matanya, dan Abian sudah tidak ada disana “Bian?” Olive memastikan. Tidak ada jawaban, ia melihat ke lorong hotel pun Abian sudah tidak ada “Idih kemana tu anak? Ngambek?” Olive beralih melihat koper Abian. Barang-barang Abian masih ada disana “Oh mungkin keluar doang!” Olive mengedikkan bahunya tidak peduli. Ia pun meloncat ke atas kasur yang empuk itu, dengan bed berwarna tiramisu “Home sweet home” Olive merasa memenangkan medali emas karena sendirian di kamar itu. Ia memejamkan matanya usai meregangkan seluruh tubuhnya. Merasakan sensasi nikmat di setia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD