Sebuah Pertemuan

1473 Words

                   “Apa kita juga harus kembali pulang ke kerajaan sekarang, tuan putri?” Karina sontak menolehkan kepala ke samping Ellard yang bertanya barusan, berdiri sedikit memiringkan kepalanya agar bisa melihat jelas wajah putri mahkota valeria itu. “Emangnya siapa yang pulang ke kerajaan? Kenapa ada kata juga?” Pertanyaan Karina membuat Ellard merunduk samar, menatap kedua telapak tangannya yang penuh dengan bercak darah. “Bukannya sekarang Theodoric akan kembali ke kerajaannya?” “Kenapa kau bisa berpikir seperti itu?” Ellard terdiam, mengusap-ngusap telapak tangannya berharap bersih tanpa harus ia basuh dengan air. “Karena keberadaannya di sini tidak diinginkan, bahkan tadi orang-orang malah menyebutnya monster.” Cetus pemuda jangkung itu menjelaskan pada Karina yang menga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD