Laki-laki jangkung itu melangkah santai dengan kedua bibirnya yang tersenyum miring. Baru saja ia mendapat kabar kalau Theodoric, sosok yang mencoba menjadi pahlawan orang-orang di istana presiden menghilang. Ia tidak menyangka kesempatan seperti ini akan kembali datang menghampirinya. Sosok yang tidak lain adalah Jackson itu berjalan masuk ke istana presiden. Walau sesaat menoleh ke halaman dan tersenyum saat melihat zombie-zombie mulai bergerak, terbebas dari kekuatan yang membekukan mereka. Jackson makin percaya, kalau informasi dari Arlan yang katanya mengikuti teman Theodoric dan melihat sendiri bagaimana Theodoric mendadak menghilang di atas batu besar di atas bukit. Jackson merasa antusias, sekarang tidak akan ada lagi orang yang akan menghentikannya. Ia tetap melanjutkan renc

