Episode 36

964 Words

Rasya melayani Percy dengan sepenuh hati tanpa mengatakan apapun. "Bagaimana kamu sudah menandatanganinya?" Pertanyaan Percy membuatnya menghentikan gerakannya. 'Apa begitu besar keinginanmu untuk berpisah denganku? Apa aku begitu tak berarti untukmu, Per?' "Sya?" "Ya," "Kamu dengar aku kan?" "Eh, iya." Rasya tersenyum kecil. "Syukurlah, aku senang kamu mau menerimanya," ucap Percy di iringi senyumannya. 'Apa kamu tidak menyadari, kalau aku begitu terluka. Aku sangat terluka Percy!' Rasya beranjak memasuki kamarnya tanpa ingin mengatakan apapun, air matanya sudah ingin luruh membasahi pipinya. "Sya, tidurlah bersamaku." Ucapan Percy menghentikan gerakannya yang hendak membuka knop pintu kamarnya. "Aku ingin tidur di sini," ucapnya kembali menekan knop pintu dan memasuki kamarnya.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD