Trisna terlihat sudah bersiap di depan. Penampilannya dari ujung rambut hingga ujung kaki sudah rapi. Kemeja salem lengan panjang, berpadu dengan celana jeans. Rambut lurus sebahu dikuncir tengah dengan tali rambut warna hitam. Trisna seperti sengaja memakai warna lipstik yang sedikit berani. Warnanya merah segar dan lebih mengarah ke jingga. Dia menunggu Bisma di teras. Kemudian bergegas beranjak dari duduknya untuk segera menghampiri Bisma begitu Bisma turun dari mobil. “Aku pamit dulu ke orangtuamu ya,” kata Bisma sebelum akhirnya mereka berdua menuju ke suatu tempat yang semalam Bisma janjikan. “Semalam kamu nginap di mana?” tanya Trisna membuka percakapan. Keduanya sudah berada di jalan menuju ke tempat yang dimaksud. “Aku punya seorang paman yang tinggal di sini. Adik dari almarhu

