Part 17. Panti Asuhan Senja

937 คำ

Part 17. Panti Asuhan Senja "Kita nggak boleh nyerah gitu aja dengan kehidupan ini. Kita harus bisa bangkit di saat terpuruk. Bukannya melarikan diri dari dunia ini dengan cara bunuh diri. Hidup memang di penuhi oleh konflik dan kita harus bisa mencari solusi untuk mengatasinya." °°°°° Membuka kacamata, melemparkan ke tong sampah, dan menghapus sisa air matanya kasar dengan punggung tangan. Untuk apa juga sih aku menangisi pria b******k itu? Nggak guna sama sekali, pikirnya. Gadis cantik itu terus melangkah tanpa arah dan tujuan. Yang terpenting dia menjauh dan tidak melihat Bara. Tidak ada lagi air mata yang mengalir di pipinya, yang ada hanya tatapan kosong. Nadia terus berjalan dengan pikiran yang kosong. Tanpa di sadarinya kakinya melangkah ke arah jalan raya. Mobil-mobil berlal

อ่านฟรีสำหรับผู้ใช้งานใหม่
สแกนเพื่อดาวน์โหลดแอป
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    ผู้เขียน
  • chap_listสารบัญ
  • likeเพิ่ม