Selama lima tahun, Nadya hidup sebagai tawanan Baskara, pria NPD yang mengontrol setiap gerak-geriknya. Nadya memiliki masa lalu yang kelam, ayahnya mati dengan tuduhan menjadi pembunuh atas ledakan 15 tahun lalu.
Demi membersihkan nama ayahnya, dan selamat dari jerat Baskara, Nadya nekat melamar pekerjaan di di Pangestu Group. Namun, ia tak pernah mengira akan berhadapan langsung dengan Revan Pangestu, CEO berhati dingin yang kehilangan penglihatan mata kirinya akibat tragedi, di mana ayahnya Revan tewas akibat peristiwa ledakan yang sama.
Pria itu langsung mengenali sesuatu dari diri Nadya Kirana, suaranya, ketenangannya, dan aroma vanilla yang pernah menyelamatkannya saat krisis di kamar hotel. Sadar bahwa sekretaris barunya menyimpan maksud tersembunyi, Revan justru membukakan pintu selebar-lebarnya. Ia membiarkan Nadya masuk, dan mempermainkannya jika gadis itu ingin permainan.
Siapakah yang jatuh hati duluan di antara mereka?
Sebagai seorang dokter forensik membuat Anggun kerap berhadapan dengan hal-hal misterius dan menyeramkan. Namun, kali ini ia terlibat dalam siklus 100 tahun sekali yang menelan banyak korban jiwa. Tak hanya itu saja wabah terlebih dahulu menyebar mematikan banyak orang dengan penyakit aneh. Anggun tak bisa menyelidikinya sendiri. Ia butuh bantuan banyak orang. Rey, Soledad juga Ryan ia yakini bisa menolongnya.
Menikah tanpa rasa cinta, terlebih lagi demi melunasi hutang ayahnya, membuat Ajeng tersiksa di rumah megah milik Candra. Naasnya lagi, sang ayah pun meninggal karena sakit yang tak kunjung sembuh. Sekalipun menjadi istri, Ajeng tak pernah mau untuk melayani Candra di atas ranjang, hingga lelaki itu murka dan memberinya waktu satu bulan untuk mempersiapkan diri. Tawaran yang datang dari Nyai Melati untuk membangkitkan mayat yang serupa dengan wajahnya membuat Ajeng menempuh jalan sesat itu, bersekutu dengan iblis. Namun, ia harus memenuhi satu syarat, tak boleh mencintai Candra sedikit pun, jika tidak petaka pun terjadi. Mampukah Ajeng memenuhi syarat itu? Apa saja petaka yang dibawa oleh Dahlia di dalam rumah Ajeng dan Candra?
Hidup di zaman penjajah tidaklah mudah, walau bergelar bangsawan bahkan putra raja sekali pun. Justru tanggung jawab besar berada di pundaknya, ketika satu demi satu pembesar kerajaan tewas akibat serangan Belanda yang datang bertubi-tubi. Harta telah kandas, istana telah hangus. Orang-orang yang dikasihi telah pergi mendahului. Kini hanya tersisa Alif seorang sebagai satu-satunya penerus yang diharapkan. Pemuda Pesisir itu tak menyerah, ia melanjutkan misi pendahulunya demi menyelamatkan agama dan mengusir penjajah yang semakin beringas. Dengan sisa pemuda yang ada ia menjadi pemimpin sebuah pergerkan gerilya, berkelana dari satu daerah ke daerah lain menumpas Belanda meski nyawa menjadi taruhannya. Mampukah Alif menjalan misi besar itu dengan pasukan kecilnya? Apakah semua orang benar-benar setia padanya? Atau justru pengkhianatan yang ia terima?
Kisah seorang suami yang hidup abadi selama hampir seribu tahun. Perjalanan mencari sukma istrinya yang terpendar di dunia tidak mudah. Dan ketika bertemu istrinya tak mengenalinya. Mampukah mereka hidup bersama?