Sena pikir setelah melahirkan Asyifa, perjuangannya selesai.Ternyata baru dimulaiBekas operasi sesar di perutnya jadi bahan bisik-bisik.Suami yang mulai dingin, ibu kandung sendiri yang mengatakan "udah gak kayak dulu"Bahkan anaknya sendiri menangis saat melihat garis itu Di titik terendah, Sena hampir menyerah.Tapi Asyifa dengan caranya yang polos justru mengajari Sena arti "menerima"Novel ini bukan tentang melahirkan, tapi tentang bagaimana seorang ibu belajar mencintai dirinya lagi, lewat cinta putrinya.