Memiliki Suami sempurna dan dikaruniai anak laki-laki tampan, membuat Hanna Annisa bersyukur dan bahagia. Namun disisi lain, kesabarannya mulai pudar. Ketika suaminya-Jinata yang semakin sibuk dengan pekerjaannya dan ternyata sang suami masih belum bisa menghapus perasaan cintanya pada Tia Vamela-sahabat terbaiknya. Ditambah dengan Fadli-sang anak lebih menyukai Tia dibandingkan dengan Hanna-sang ibu.