Saya hanya belajar menjadi penulis untuk menyalurkan kehaluan saya. Belum ada keingjnan menjadi penulis terkenal, hanya mengikuti alur kehaluan saya secara tertulis.
Cerita ini menceritakan pembalasan seorang istri pada mantan suaminya karena dulu tidak lebih menjadi seorang babu gratisan. Pembalasan sang mantan istri ternyata membuat keluarga mantan suami iri dan merencanakan supaya bisa mendapatkan harta dari kesuksesan mantan istri
Vira, sosok istri yang dihianati oleh suaminya bahkan dirinya tidak tahu bahwa suaminya bernama Irfan menikah secara diam-diam tanpa sepengetahuan Vira. Setelah sebuah bukti yang ditemukan Vira mengenai pernikahan Irfan yang kedua, Vira terpaksa merubah sikapnya yang semula menjadi ustri penurut, menjadi istri yang lebih tegas. Bahkan saat kedatangan Irfan dan istri keduanya pulang ke kediamanannya, Vira memberikan kejutan demi kejutan yang membuat Irfan dan istri keduanya tak bisa berbuat banyak.
"Mas, apa yang kamu lakukan dengan Vera seperti ini?" tanya Amanda yang hatinya mulai memanas ketika melihat kemesraan suaminya bersama wanita lain.
"Kenapa, kamu tidak suka? Lagian aku sama Mas Arman udah punya hubungan sejak lama kok dan Mas Arman mau menikahiku." Vera bergelayut di lengan Arman. Terlihat wajah tak bersalah dari Arman.
"Amanda, hari ini dan detik ini aku talak kamu dengan talak tiga. Saat ini juga, silahkan keluar dari rumah ini!" ucapan Arman membuat pertahanan Amanda runtuh. Seketika itu air mata tak bisa dibendung lagi.
"Salahku apa Mas? Kenapa kamu malah berhubungan dengan Vera padahal kamu adalah suamiku?" Amanda berusaha sekuat mungkin untuk tak terlihat runtuh di depan Arman, namun lagi - lagi Vera mencoba mengalihkan pandangan Arman dari Amanda.
"Salahmu adalah kamu sudah tidak menarik lagi Amanda dan aku akan menikahi Vera setelah kamu pergi dari rumah ini." Tanpa ada rasa bersalah sedikitpun, ucapan Arman terlontar begitu saja tanpa rasa bersalah sedikitpun pada Amanda.
"Maaf Mas, aku tidak bisa keluar dari rumah ini sebelum masa iddahku selesai. Aku terima talak darimu dan kamu bisa menikahi Vera setelah massa iddahku selesai." jawab Amanda berusaha tegar walau hati runtuh.
"Baiklah, kamu bisa lakukan sesukamu di rumah ini sampai masa Idahmu selesai. Selesai masa Idahmu, silahkan pergi dari rumah ini." ucap Arman seraya berlalu meninggalkan Amanda yang diam terpaku di ruang tamu.
Amanda melenggangkan kaki memasuki kamar dan mengambil semua barang - barang pribadinya untuk di pindahkan ke kamar sebelah. Sebenarnya Amanda sudah tahu perselingkuhan Arman dengan Vera sejak foto itu tersebar dan video Arman sedang tidur satu selimut. Hanya saja dirinya tak ingin membongkarnya. Amanda hanya ingin Arman sendiri yang menunjukkannya sendiri bukti perselingkuhannya.
Sebelum Amanda menikah dengan Arman, sebenarnya Amanda sudah memiliki bisnis sendiri yang tidak tunjukkan kepada siapapun. Bahkan ke Armanpun, Amanda tidak memberitahukannya. Semua dia lakukan supaya semua tulus ikhlas menerimanya apa adanya.