Penulis yang awalnya mempunyai hobi membuat puisi cinta.
Namun, seiring waktu suka membaca Novel yang Romantis.
Novel yang menurut penulis bagus jalan ceritanya dan ending cerita yang memuaskan.
Karya Pertama Penulis adalah Bukan Cenayang Cinta.
Selamat menikmati, semoga berkenan. ❤
Seorang perempuan yang berusia sembilan belas tahun telah bangun dari koma yang disebabkan oleh kecelakaan tragis. Perempuan itu bernama Nur Maha Raya, yang biasa dipanggil Raya.
Saat itu dengan tidak sengaja Raya menyaksikan pacarnya berselingkuh dengan sahabatnya sendiri. Dengan keadaan yang masih terguncang, dia segera berlari meninggalkan pacarnya itu.
Tanpa menoleh lagi ke belakang, Raya dengan segera mengendarai sepeda motornya dengan kencang. Tidak menghiraukan jalanan yang licin akibat guyuran hujan yang deras, dia tetap menancap gas dengan maksimal.
Karena jalanan licin dan pandangan yang terhalang oleh gelapnya kabut saat hujan, kecelakaan pun tak bisa dihindari.
Sepeda motor yang ditunggangi Raya menabrak sebuah truk yang berisi pasir. Dengan kencang, sepeda motor menghantam bagian depan truk sehingga tubuh Raya sendiri terpental sejauh tiga meter dan berguling di aspal. Sopir truk yang kaget membanting stirnya ke kanan menghantam pembatas jalan.
Dari kecelakaan tersebut Raya mengalami koma selama enam bulan lamanya, sedangkan sopir truk tersebut hanya mengalami luka ringan.
Setelah enam bulan, akhirnya Raya membuka mata dari tidur panjangnya. Namun dia merasa aneh dengan penglihatannya. Bukan suster atau dokter yang pertama dia lihat saat pertama kali membuka mata, namun para mahluk yang asing telah menyambutnya.
"Gue udah mati kali ya, kok banyak mahluk aneh disini. Apa bener ya, gue udah mati. Ya Tuhan, kenapa gue mati secepat ini. " gumamnya dengan sedih.
Pergolakan batin yang dirasakan Maria untuk memilih antara persahabatan dan cinta. Sebuah kisah yang memang klasik, hati yang bimbang antara dua cinta semu. Tanpa disadari ada cinta yang lain telah bersemayam dalam waktu yang lama. Bukan bucin, tetapi hanya cinta yang terlalu pekat yang dia rasakan. Seorang wanita dengan usia matang mencari cinta yang sebenarnya, bukan cinta untuk tipu-tipu muslihat.