Evan, Selina, Nara, dan Raka adalah empat sekawan yang tak terpisahkan sejak kecil. Bagi mereka, dunia hanyalah tentang bermain di taman yang sama dan berbagi bekal sekolah. Namun, waktu mengubah segalanya. Saat mereka beranjak dewasa, dinamika persahabatan itu mulai retak oleh perasaan yang tak lagi sederhana.Evan, yang dulu adalah pelindung bagi ketiganya, mulai melihat Selina dengan cara yang berbeda. Kecantikan Selina yang natural namun memikat membuat Evan terobsesi. Rasa sayang yang dulu tulus perlahan berubah menjadi rasa memiliki yang berlebihan. Evan mulai mengatur dengan siapa Selina bicara, ke mana ia pergi, hingga melarangnya menjalin hubungan asmara dengan siapapun—dengan dalih "menjaga persahabatan mereka."Di sisi lain, Raka ternyata menyimpan perasaan yang sama dalamnya terhadap Selina. Berbeda dengan Evan yang agresif, Raka lebih memilih mencintai dalam diam dan memberikan kenyamanan. Selina pun sebenarnya menaruh hati pada Raka, namun tembok besar bernama "Evan" selalu berdiri di antara mereka.Nara, sebagai saksi kunci pertumbuhan mereka, berada di posisi sulit. Ia melihat bagaimana Evan perlahan menghancurkan kebahagiaan Selina dengan sikap posesifnya, dan bagaimana Raka harus menelan kekecewaan berkali-kali karena intervensi Evan yang licin.
Malam kelahiran Selina Kanara Wiratama seharusnya menjadi momen paling bahagia. Namun bagi Wisnu, malam itu adalah awal dari neraka. Di saat ia tengah memuaskan nafsu dengan wanita lain di sebuah kamar hotel, sang istri justru berjuang sendirian hingga mengembuskan napas terakhir demi melahirkan Selina ke dunia.Tumbuh dengan label "pembawa sial", Selina tak pernah tahu rasanya pelukan seorang ayah. Baginya, Wisnu hanyalah pria dingin yang menatapnya dengan kebencian mendalam. Kehadiran ibu tiri dan adik tiri semakin menenggelamkan Selina dalam pengasingan di rumahnya sendiri.Puncaknya, saat perusahaan Wiratama di ambang kehancuran, Wisnu melakukan satu hal yang paling hina: Menjual Selina.Selina dijadikan tumbal untuk mendapatkan investasi dari Albi Narendra, seorang CEO muda yang dingin dan angkuh. Albi tidak butuh cinta, ia hanya menginginkan Selina karena kecantikan gadis itu yang tenang dan misterius—tanpa tahu bahwa di balik diamnya, Selina menyimpan rahasia besar.Selina mengira ia keluar dari neraka sang ayah, namun ia salah. Menikah dengan Albi berarti masuk ke dalam sangkar emas milik pria yang perangainya persis seperti ayahnya: Brengsek dan tak punya hati.Ini bukan dongeng tentang sepatu kaca. Ini adalah cerita tentang Selina, yang harus bertahan hidup di tengah pria-pria yang mencoba mematahkan sayapnya.
Aluna membuka mata. Setelah kecelakaan tragis yang merenggut ingatannya, mematahkan kakinya, dan merampas penglihatannya, kini ia bisa melihat lagi. Pengorbanan Baskara Mahendra, sang suami yang gigih mencari donor, telah memberinya cahaya dan kesempatan kedua.​Di depannya, Baskara begitu sempurna-tampan, penuh kasih, dan sosok penyelamat. Aluna jatuh cinta, lebih dalam dari yang ia duga. Dunia barunya bersamanya terasa indah.​Namun, di tengah gelombang cinta itu, muncul riak kegelisahan. Sepercik kilasan bayangan samar dari masa lalu yang tersembunyi tiba-tiba menolak perasaannya. Jauh di lubuk hatinya yang hilang, ada suara yang berteriak: "Jangan cintai dia!"​Mengapa ingatannya menolak pria yang begitu ia damba?​Mata Aluna memang telah sembuh, tapi apakah hatinya sedang ditipu?​Apa rahasia gelap yang disembunyikan Baskara di balik tatapan penuh cintanya? Dan benarkah mata yang kini ia miliki adalah kunci untuk mengungkap kebenaran yang bisa menghancurkan segalanya?
Kayla tak pernah menyangka malam kelam itu akan mengubah seluruh hidupnya.
Arhan Wiguna, pria yang bahkan tak pernah ia kenal dekat, kini duduk di hadapannya—siap mengucap ijab kabul bukan karena cinta, tapi karena rasa bersalah dan tekanan keluarga.
"Izinkan aku menebus kesalahanku," ucap Arhan dengan nada dingin yang menembus hati Kayla.
Namun di balik ketegasannya, ada luka masa lalu yang tak pernah sembuh.
Kayla mencoba menerima keputusan itu demi orang tuanya, tapi setiap hari di rumah itu terasa seperti penjara.
Hingga perlahan, Arhan yang semula dingin mulai menunjukkan sisi lembutnya.
Cinta muncul diam-diam, tumbuh di antara dua hati yang sama-sama remuk oleh masa lalu.
Apakah luka bisa menjadi awal dari cinta,
atau justru menghancurkan segalanya sekali lagi?
Setelah putus dari pacarnya, Risa memutuskan pulang ke kota asal dan mencoba memulai hidup baru. Ia pun mencari pekerjaan, dan tanpa diduga justru berakhir jadi sekretaris bagi seorang bos yang terkenal rewel, tempramen, dan super menyebalkan-Evan Mahendra Setiap hari bersama Evan membuat Risa kewalahan, emosi naik turun, bahkan sering uring-uringan. Namun di mata Evan, Risa berbeda. Ia bukan tipe wanita murahan yang bisa ia beli atau taklukkan dengan mudah. Justru karena itulah, Evan selalu frustasi setiap kali berhadapan dengan Risa.Tapi ketika hubungan keduanya mulai mengarah ke sesuatu yang lebih, bayangan masa lalu kembali muncul... mantan Risa datang membawa cerita baru.Akankah Risa memilih bertahan dengan bos toxic-nya?Atau justru kembali pada cinta lamanya?