SIRENUpdated at Mar 13, 2022, 20:46
Mereka mengatakan bahwa aku terobsesi dengan zombie. Beberapa secara gamblang menyebut bahwa aku gila. Begitu juga denganmu. Tak ada yang membuatmu memiliki pemikiran berbeda tentangku. Seperti yang lainnya. Bagimu aku hanya wanita aneh maniak film zombie. Aku tidak peduli dengan itu. Aku tidak peduli dengan pendapatmu, juga pendapat orang lainnya. Bukankah orang gila ini cukup sukses hingga membuat pria sepertimu tidak bisa menolak untuk menikah denganku? Aku melakukan apa yang kurencanakan. Aku mendapatkan segala hal yang kuinginkan. Aku bukan sekadar introvert gila yang bersembunyi dari monster dalam imajinasiku. Benar bahwa aku memiliki masa lalu, memiliki ketakutan akan sesuatu yang tidak dimengerti oleh orang lain. Aku memang bersembunyi disini. Bukan dari para zombie, melainkan dari sesuatu yang jauh lebih menakutkan. Kau mungkin mampu menebaknya suatu hari nanti karena kau adalah permulaan dari kegilaan ini.
Meski kisah zombie terlihat menarik, akan tetapi, mereka tidak nyata. Aku tahu itu. Aku akan membiarkanmu dan orang-orang itu menyebutku gila. Tidak perlu merasa senang karena aku hanya sedang berpura-pura. Menyangkal ketakutanku yang sebenarnya agar orang-orang tidak perlu merasa kasihan kepadaku. Agar aku tidak perlu dikasihani. Agar aku tidak terlihat menyedihkan. Agar aku tidak terus mengingat luka yang ingin kulupakan.