Story By Wildan Rahdyas
author-avatar

Wildan Rahdyas

bc
ARKA : SUNYI DI KHORASAI
Updated at Dec 21, 2025, 00:01
Di pelabuhan gelap Khorasai, Arka adalah pemimpin gangster tingkat Asia yang dikenal kejam dan strategis, menguasai jaringan Triad dan Yakuza dengan tangan besi. Dunia yang ia jalani dipenuhi brutalitas, pengkhianatan, dan intrik berlapis, di mana setiap keputusan bisa menimbulkan korban nyawa sekaligus mempertaruhkan kekuasaan. Namun di balik kekerasan itu, Arka menyimpan sisi moral tersembunyi. Ia menolong pekerja dan warga kecil, sering kali tanpa diketahui siapa pun, dan mempertahankan kemanusiaan di dunia yang dingin. Kehadiran Li Xianyu, seorang relawan medis, menjadi pengingat sunyi akan kebaikan dan romansa dewasa di tengah dunia brutalnya. Konflik memuncak ketika Leon, mantan murid sekaligus antagonis Arka, menantangnya dalam serangkaian aksi brutal dan strategi licik. Tekanan semakin kompleks dengan keterlibatan pemerintah Khorasai, yang memainkan jalur korupsi dan regulasi demi kepentingan sendiri. “Arka: Sunyi di Khorasai” adalah kisah brutal, dingin, dan logis tentang moralitas tersembunyi, keberanian anonim, dan romansa dewasa yang hadir di tengah dunia yang tak peduli, sebuah perjalanan gangster yang bertobat, meninggalkan jejak hanya dalam kesunyian.
like
bc
ANAK YANG TIDAK DIBERI WAKTU
Updated at Dec 18, 2025, 22:27
Anak yang Tidak Diberi Waktu mengikuti Arga, pria dewasa yang kembali ke masa lalunya dengan ingatan utuh. Alih-alih memperbaiki segalanya, ia memilih hidup lebih sunyi dan terukur, hingga bertemu Kara, remaja miskin yang cepat belajar dan terlalu cepat dewasa. Kara tumbuh di bawah bimbingan Arga, namun dunia di sekelilingnya bergerak lebih cepat dari niat baik. Ia direkrut oleh struktur kriminal yang tidak menawarkan pilihan, hanya arah. Saat Arga mencoba menariknya kembali, Kara justru memilih melangkah lebih jauh, menjadi bagian dari sistem yang ingin ia kendalikan dari dalam. Hubungan mereka berubah dari guru–murid menjadi dua garis yang tak lagi sejajar. Kara mengkhianati, bertahan, dan akhirnya memilih mati demi memutus lingkaran kekerasan, bukan sebagai pahlawan, melainkan sebagai keputusan terakhir atas hidupnya sendiri.
like