Story By azisains
author-avatar

azisains

bc
Dosis Terakhir Protokol Sang Dokter
Updated at Sep 30, 2026, 07:40
"Di balik meja operasi dan lampu sorot media, kami adalah musuh bebuyutan. Namun di balik pintu otopsi yang terkunci, kami adalah sekutu paling berbahaya." Sebagai seorang *Clinical Research Associate* (CRA) idealis, dr. Kalila Syafiqah tahu tugasnya adalah melindungi pasien. Namun, saat ia menemukan bahwa kelompok plasebo dalam uji klinis obat saraf *Neuro-X* sengaja dimanipulasi hingga tewas demi IPO raksasa farmasi senilai $2 Miliar, dunianya runtuh. Satu-satunya pria yang memegang kunci jawaban adalah dr. Raditya Vance, Kepala Tim Riset Bedah Saraf yang dingin, tak tersentuh, dan dikenal sebagai "Dokter Cold-Blooded" tanpa empati. Demi menghentikan pembunuhan massal terselubung ini, Kalila mengambil langkah nekat: mendekati dan mengejar Raditya tanpa ragu. Namun, Raditya memiliki permainannya sendiri. Di balik topeng esnya, Raditya menyimpan dendam kelam dari masa lalu dan berniat menghancurkan sponsor dari dalam. Kesepakatan berbahaya pun terjalin: Di hadapan publik dan dewan etik, mereka saling menuding dan berpura-pura menjadi musuh bebuyutan. Namun di bawah kilatan pisau bedah dan ruang otopsi gelap, mereka menukar sampel obat asli, menyabotase trial, dan menjebak sang konspirator. Ketika batas antara sandiwara, dendam, dan cinta mulai kabur—serta bahaya dari raksasa farmasi semakin mendekat—akankah Kalila sanggup menyelamatkan pasien sekaligus melunakkan hati sang dokter dingin, ataukah dosis terakhir ini akan menghancurkan mereka berdua?
like
bc
Vonis yang Dikhianati
Updated at Sep 30, 2026, 06:25
Sebagai Jaksa Penuntut Umum Muda yang idealis, Anindya Pradipta (29) mengira ia telah menegakkan keadilan saat memenangkan kasus pembunuhan berantai terbesar lima tahun lalu. Namun, sebuah berkas berstatus Red Notice di kejaksaan membongkar fakta mengerikan: vonis bersejarah itu dipalsukan oleh atasannya sendiri, Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Hendra Soerjo. Sebelum Anindya sempat melangkah, Julian Arkan (34)—pengacara pembela dingin dan taktis yang dulu ia kalahkan dalam kasus tersebut—muncul menjebaknya. Memegang bukti pemalsuan yang bisa menghancurkan reputasi dan nyawa Anindya, Julian mengajukan satu tawaran berbahaya: menjadi informan rahasianya di dalam tubuh kejaksaan, atau hancur bersama kebohongan itu. Terjebak di antara cengkeraman Konsortium "Omnia Ledger" yang menguasai institusi hukum dan ancaman Julian yang mematikan, Anindya terpaksa menjalani alian rahasia di balik pintu tertutup. Namun, semakin dalam mereka membongkar konspirasi peradilan di Jakarta, batas antara sandera, lawan, dan rasa cinta yang berbahaya mulai kabur. Di dalam ruang sidang mereka berhadapan sebagai musuh; di luar peradilan, mereka bersatu melawan seluruh sistem yang korup.
like
bc
Arisan Para Nyonya
Updated at Oct 5, 2026, 08:19
Demi mengungkap kematian ibunya yang tewas mengenaskan delapan tahun lalu, Kinanti "Kinan" Sekar Arum—seorang penaksir perhiasan berdarah dingin—menyusup ke Arisan Kenanga Mas, lingkaran paling eksklusif sekaligus mematikan milik para nyonya kelas atas Jakarta. Di balik kilau berlian, sutra mahal, dan aroma melati, terdapat *Cawan Perak* dan *Buku Kas Tembaga*. Di sana, kocokan lontar emas tidak hanya memilih siapa yang berhak membawa pulang kemakmuran miliaran rupiah, tetapi juga menentukan tumbal nyawa yang harus diserahkan dalam kurun empat puluh hari. Namun, penyamaran Kinan berubah menjadi jebakan maut saat ia menemukan namanya sendiri telah tertulis di buku tembaga sebagai *Utang Darah* warisan sang ibu. Satu-satunya cara untuk bertahan hidup adalah menempuh bahaya melalui *Pasal Menantu*—mengikatkan diri dalam pertunangan sandiwara dengan Raden Arya Mahendra Prawira, pewaris tunggal konglomerasi Prawira Land yang dingin, penuh rahasia, dan menolak dikejar. Di tengah pertarungan manipulasi, intrik arisan, dan ritual kuno yang menagih janji, Kinan tidak hanya harus mengejar hati pria yang terus menyembunyikan masa lalunya, tetapi juga berpacu dengan waktu sebelum namanya benar-benar dipanggil oleh *Yang Menagih*. Saat cawan perak mulai berdering dan tirai kemakmuran berubah menjadi genangan darah, satu pertanyaan tersisa: *Siapa yang menulis nama ibunya di buku tembaga—dan sanggupkah Kinan menuliskan nama pembunuh itu lebih dulu sebelum hari ke-40 habis?
like
bc
CAWAN AMERTA — Rasa yang Menolak Lupa
Updated at Oct 4, 2026, 15:12
Laras diundang ke klub teh istri pejabat yang tak pernah menua. Satu tegukan dan ia tahu: ada yang menghapus ingatan mereka. Satu-satunya yang berani menukar cangkirnya adalah Chef Arka—pria yang menyajikan racun itu setiap malam. Ia menyembunyikan penawar di dalam hidangan; hanya lidah Laras yang dapat membacanya. Tapi nama ibu Laras ada di buku tamu 2013, dan pria yang ia kejar ternyata tahu lebih banyak dari yang ia katakan. Berapa banyak yang rela kamu lupakan demi tetap mencintainya?
like