being a writer, makes me travel through beyond imagination. I like writing since I was in elementary school. When I write a story, I can fly my imagination in my story and feels like it real.
"Kalau kau bukan istriku, kenapa kau memiliki wajah yang sama?"
Mina membeku saat seorang pria asing tiba-tiba menggenggam tangannya di sebuah kamar sangat luas nan mewah.
Jonathan Pramudya Utama.
CEO paling berpengaruh sekaligus pria paling berbahaya yang pernah ia temui. Pria itu menatapnya seolah sedang melihat hantu. Karena Mina memiliki wajah yang sama persis dengan Carmelia—istri Jonathan yang menghilang selama setahun belakangan ini.
Sejak hari itu, hidup Mina berubah. Berkali-kali Mina berusaha kabur dari mansion itu, namun selalu gagal. Jonathan seorang yang obsesive selalu menjaga apa yang menjadi miliknya.
Namun semakin dekat mereka, semakin banyak rahasia yang terungkap.
Tentang Carmelia.
Tentang mengapa Mina dan Carmelia memiliki wajah yang sama.
Di antara kebohongan, pengkhianatan, dan cinta yang tumbuh di tempat yang salah, Mina hanya memiliki satu pilihan:
Melarikan diri dari Jonathan...
Atau menjadi wanita yang rela dimiliki oleh pria yang tidak pernah belajar cara mencintai tanpa menguasai.
Sebagai anak yang diadopsi, Alicia seperti tak punya hak untuk membantah ataupun menolak permintaan dari orang tua angkatnya. Termasuk masalah pernikahan.
Keluarga Guztavo tengah terlilit hutang dengan perusahaan milik keluarga Stefano. Alicia lah yang dikorbankan untuk membayar hutang itu dengan menikahi sang pewaris tunggal keluarga Stefano, William Stefano, yang terkenal dingin dan tak menyukai lawan jenis.
Mampukah Alicia mencairkan gunung es yang membekukan hati William?
Arka tidak percaya cinta.
Mark menertawakan cinta.
Namun Nadya membuat keduanya kehilangan akal sehat.
Semuanya berawal dari aroma tubuh Nadya yang tak sengaja mereka cium.
Aroma yang anehnya terus teringat.
Aroma yang membuat mereka selalu ingin dekat.
Aroma yang perlahan berubah menjadi candu.
Tanpa sadar, dua kakak beradik yang selama ini hidup dengan aturan masing-masing mulai memperebutkan wanita yang sama.
Tak ada yang mau mengalah.
Tak ada yang mau melepaskan.
Dan Nadya terjebak di tengah obsesi yang semakin hari semakin sulit dikendalikan.
Sebab terkadang, hal yang paling berbahaya bukanlah kebencian. Melainkan cinta yang terlalu dalam hingga berubah menjadi obsesi.