"Awas kapal oleng. Si Babon lagi lewat."
"Lo montok kebablasan amat sih."
"Itu pipi atau tumor? Gede amat."
"Bon... Babon!"
Pernahkah kalian membayangkan bagaimana rasanya menjadi aku? Pernahkah kalian membayangkan rasanya mendengar kalimat ledekan-ledekan itu setiap hari?
Ah... Bagaimanakah rasanya menjadi gadis langsing? Bagaimana rasanya menjadi gadis yang tak perlu bertanya 'bagaimana rasanya menjadi gadis langsing'?
Ini aku, Bonita yang sering dijuluki babon. Ini kisahku. Kisah gadis bertubuh gendut.
Bimo Diven Leonardo, seorang workaholic. Dimana ia lebih mengutamakan pekerjaan daripada kehidupan pribadi. Hubungannya bersama Jeslin pun seringkali menghadapi banyak masalah karena kecanduannya dalam bekerja. Hingga pada akhirnya Jeslin memutuskan untuk menjadi karyawan di perusahaan Bimo secara diam-diam. Keputusan yang mungkin akan membuat hubungan itu kandas atau justru terselamatkan.
Tisha Baretta mencoba bertahan dan berjuang menjalani kehidupannya yang terasa sangat berat selepas kematian mendadak orang tuanya karena kecelakaan. Ia mencoba menjalani hari-harinya sambil menemukan cara untuk menikmati kehidupannya.
Jejeran buah lemon di dapur kafe tempatnya bekerja dan berbagai menu lemon yang ia hantarkan ke pelanggan, mampu membuatnya tersenyum menjalani pekerjaannya. Lemon memang mengingatkannya akan perkataan Papanya tentang sebuah filosofi kehidupan. Hidup memang tidak selalu menyajikan apa yang kita inginkan, tapi kita pasti menemukan cara untuk menikmati hidup. Lemon memang terasa sangat asam bila langsung memakan buahnya, tapi rasa asamnya bisa dinikmati jika mengolahnya menjadi segelas ice lemonade.
Filosofi lemon itu yang membuatnya mampu bertahan menjalani hari-harinya yang terasa sangat berat.
Karena Lemon, Tisha juga mengenal seorang pria misterius. Pria yang selalu duduk diam menatap segelas ice lemonade yang ia pesan di kafe tempatnya bekerja. Pria yang selalu sendirian sambil mendengarkan musik melalui earphone. Pria itu tak pernah mengalihkan pandangan dari gelas yang ada dihadapannya. Pria itu juga secara konsisten datang di jadwal kerjanya pada akhir pekan.
Tisha tidak pernah menyangka bahwa lemon juga menghantarkannya pada sebuah petualangan hidup yang mendebarkan, menyedihkan, dan membuat hidupnya penuh warna.
Ini kisah tentang Lisa dan Rey yang belum tuntas.
Kisah tentang sosok masa lalu yang kembali mengusik Lisa. Sosok yang ia rindukan, tapi tak bisa ia tempatkan disisinya. Sosok yang ia ingin miliki, tapi hidup seolah tak pernah sekalipun mengijinkannya.
Jika harus memilih, Lisa tetap ingin pria itu menghilang dan jangan menampakan wajahnya lagi. Namun sejauh apapun Lisa mendorong pria itu pergi, dia terus muncul dalam hidupnya dengan cara yang menyakitkan.
Rey bagai bayangan yang terus membayangi hidupnya. Selalu mengikuti kemanapun kakinya melangkah. Namun sebuah bayangan akan selalu berada di belakang dan tak pernah berada disampingnya.
Rey dan hadirnya... membuat Lisa merasakan cinta dan kesakitan dalam detik yang bersamaan.
SMA Pelita Abadi merupakan sekolah dengan fasilitas super mewah untuk siswa yang memiliki golongan ekonomi atas.
Rey Hutomo, Hyena Marvine, Lisa Nataline, dan Andrew Hatson merupakan siswa SMA Pelita Abadi.
Rey Hutomo merupakan pewaris dari Hutomo Group, perusahaan yang bergerak dibidang manufacturing soap dan detergent.
Hyena Marvine adalah pewaris dari Marvine Group, perusahaan yang bergerak di bidang Media dan Televisi.
Sementara Lisa Nataline merupakan anak pembantu yang dibiayai oleh keluarga Marvine agar bisa sekolah di SMA Pelita Abadi.
Andrew Hatson, siswa tampan pindahan dari Bali yang memiliki banyak sisi misterius. Identitas aslinya disembunyikan dari banyak orang.
Devina Priciliana, sosok masalah lalu Andrew tiga tahun lalu. Ia membuat Andrew jatuh kedalam lubang duka yang begitu dalam dan rasa bersalah yang teramat sangat.
Keiva Hanessa merupakan seorang penyanyi, model, aktris, dan selebriti papan atas negeri ini. Keiva memutuskan untuk menjadi siswa SMA Pelita Abadi dan bertemu dengan Andrew, teman lamanya. Motivasi kepindahannya ke SMA Pelita Abadi masih menjadi sebuah misteri.
Mereka dengan latar belakang kehidupan yang berbeda bertemu dalam satu sekolah dan satu kisah.
Mereka masih belajar tentang apa itu cinta dan bagaimana cara mencintai.
Memahami alasannya ketika sebuah pengkhianatan terjadi dan bagaimana menanganinya.
Dan bagaimana tetap bertahan disamping orang yang mereka cintai, meski badai masalah menerpa begitut kuat.
Raline, gadis berusia 20 tahun itu enggan dipanggil dengan nama aslinya Rosemary. Ia benci nama itu. Rosemary ia anggap sebagai nama yang terasa seperti lelucon dan penuh omong kosong. Karena cinta adalah sebuah kata yang tak pernah dirasakan, diterima, dan dialami olehnya.
Di kampusnya Raline dikenal sebagai gadis yang cantik, keren, kaya, populer, tapi sulit untuk didekati. Baginya ketulusan tak akan pernah ia jumpai. Ia menganggap orang-orang hanya ingin keuntungan dan kepentingan ketika mendekatinya. Bukan karena benar-benar menyukainya.
Sampai suatu ketika seseorang pria masuk ke dalam kehidupan Raline dan membuat kehidupannya menjadi lebih berwarna. Untuk pertama kalinya, Raline belajar apa itu cinta dan bagaimana cinta yang benar.