"Elena Zara Aizha Praditya"
Zara terpaksa harus menerima perjodohan, yang telah orangtuanya rencanakan sedari dulu, sewaktu dirinya masih kecil. Zara tidak bisa menolak atas keinginan orangtuanya itu, karena Zara anak yang penurut dan patuh terhadap orangtuanya.
Zara mencoba menerimanya dengan lapang dada dan ikhlas.
Akankah rumah tangganya bahagia layaknya pasangan-pasangan lain pada umumnya, yang bahagia karena menikah dengan pasangan pilihannya.
***
"Rival Andaresta"
Sementara Rival, menolak mentah-mentah keinginan orangtuanya tentang perjodohan itu. Padahal belum bertemu dengan calon yang akan di jodohkan dengannya.
"Kenapa pake di jodoh-jodohkan segala sih ? Emangnya ini zamannya siti nurbaya apa ? Aku bisa cari pasangan sendiri, Pa, Ma."
Rival tidak habis pikir dengan jalan pikiran orangtuanya itu. Apa-apaan coba, pakai acara di jodohkan segala ?, pikirnya. Karena Rival sedang mencari seseorang yang telah membuat hatinya menjadi terbayang-bayang olehnya. Meskipun pertemuan itu sangat singkat.
Dan apa yang akan terjadi pada mereka, bila mereka mengetahui tentang masa lalu mereka ??
"Alika Naila"
Ini pertama kalinya aku berpacaran dan aku tidak tau harus bagaimana,tapi ini sangat menyenagkan bagiku.
"tok..tok..tok..."
"Deg" aku bertemu tatap dengan nyaa dari celah gorden yang terbuka sedikit dan dia sedang mengulas senyum padaku.
Segera kututup celah yang sedikit terbuka itu,aku merasakan pipiku mulai memanas dan aku menahan senyumku malu malu.
Dia adalah "Muhammad Rizal"
biasa dipanggil rizal.