Cerita Oleh Anastasya Shinta
author-avatar

Anastasya Shinta

TENTANGquote
Hai ! Panggil aku Anas aja ya tapi jangan Nanas, tolong. Well, aku anak pertama dari 2 bersaudara. Btw dulu aku gak pernah tau bakat terpendamku selama ini adalah menulis, karena ya hal itu hampir setiap harinya kita lakukan. Menulis. Awalnya waktu aku duduk disekolah dasar, aku diajakin drama kelas tapi bukan sebagai pemain, melainkan penulis naskah. Aku gak tau gimana ceritanya imajinasiku itu lancar banget kayak jalan tol. Sampai suatu hari setelah bebeberapa tahun kemudian, aku bertemu dengan teman sekolah dasarku dan dia melihat bakatku dalam menulis, jadi dia menyarankan aku untuk menulis cerita di blog, web atau aplikasi novel online. Aku terharu banget, karna salah satu mimpiku saat ini sudah tercapai; menjadi seorang penulis, meskipun belum tahap sesukses senior-senior ternama. Aku percaya, setiap karya bahkan diri kita punya keunikan masing-masing. Seperti kata JK. ROWLING; There\'s a Magic in Everyone.
bc
LOVE TRIP
Diperbarui pada Oct 8, 2021, 06:52
Pernah berpikir merayakan ulang tahunmu berkali-kali dengan orang yang sama? Maksudku orang yang sama itu bukan sahabat perempuanmu ataupun teman-teman se-frekuensimu. Orang yang berkali-kali yang ku maksud di sini adalah.. 'Mantan Mu' iya, Mantan.
like
bc
STAY AWAKE
Diperbarui pada Sep 17, 2021, 06:42
Waktu itu tepat saat senja dengan cahaya jingga menyala menerobos celah jendela kamar. Tubuhku kaku tak mampu bergerak, terbaring lemah di tempat tidur hanya mataku saja yang perlahan mampu membuka. Di tingkat kesadaran entah yang mana aku melihat siluet seseorang duduk membelakangiku. Tepat disebrang tempat tidurku terdapat meja kayu dengan model dan ukiran klasik, pemberian ibuku. Siluet seseorang itu masih disana namun kali ini terdengar suara retakan ngilu seperti tulang-tulang atau kayu yang telah rapuh. Dan disaat itulah tubuhnya mulai bergerak dengan lehernya yang seakan nyaris putus kemudian perlahan sosok itu memutarkan kepalanya. Kami pun bertatapan. Meskipun aku tak mampu melihat dengan mata telanjang namun entah mengapa ditingkat kesadaran inilah aku mampu melihat.. "Mereka (yang tak kasat mata)"
like