" Sekarang mana semua laporanya...jangan sengaja melenyapkan bukti....dan diam saja..." Bentak ketua Yayasan.
Mitha memejamkan mata dan menarik napas dalam-dalam untuk mengendalikan emosinya. Dia berusaha bersikap setenang mungkin.
" Bukankah sudah saya bilang, saya tidak menghilangkan bukti. Dan semua barang inipun bukan saya yang belanja, tapi para dewan guru.Ini adalah daftar semua barang yang sudah dibeli dan disana barangnya..silahkan dicocokan..." kata Mitha kemudian sambil menyerahkan selembar laporan pada Ketua Yayasan tersebut.
Masih dengan emosi yang tinggi segera ketua yayasan menyambar kertas loran tersebut dan menyerahkan kepada anaknya.
" Periksa dan cocokan..." katanya kemudian.
Prolog
Aku adalah seorang istri. Dari awal pernikahan aku mengharapkan sebuah pernikahan yang indah tak bahagia. Tapi itu hanyalah angan semata. Tuntutan dan tekanan dari Mertua dan kakak ipar selalu membuatku tersudut. Belum lagi sikap yang tidak baik dari keluargaku.
Ya aku hanyalah anak tiri. Aku bermimpi mendapatkan keluarga yang bahagia, tapi yang kudapatkan adalah kehidupan yang kejam dan penuh dengan tekanan dan tuntutan.
Fitnah dan kepura- puraan menjadi hiasan hari - hariku.
" Laras...." sebuah teriakan yang sukses membuatku terlonjak saking kagetnya.
" Eh iya mbak...ada apa.." jawabku
" Ada apa kamu bilang...gak tau ya..ini sudah sore..masak atau bagaimana gitu.." ketusnya
" Iya mbak, sholat ashar dulu, takut nanti kesorean "
" huh alasan aja kamu..." sergahnya dan kemudian berlalu pergi.
Aku menghela napas panjang. Kemudian melangkah kedapur untuk memulai aktivitas memaksaku.
Menjelang magrib semua selesai, dan akupun menyiapkan semua dimeja makan dan berlalu untuk mandi dan bersiap solat magrib.
1. Melodi
Melodi. Dia seorang gadis dari keluarga sederhana dengan penampilan yang sangat sederhana . Terlihat sangat manis, kulitnya yang putih bersih, hidung mancung dan bibir yang mungil dengan alis yang rapi menudungi bola matanya yang bening penuh dengan cahaya.
Sungguh sangat cantik, banyak sekali cowok dari daerah sekitarnya yang sangat menginginkannya.
Mulai dari yang masih single sampai yang sudah punya istri, mulai dari yang miskin sampai yang kaya raya.
Namun semua itu tidak membuat sombong Melodi. Dia tetap ramah kepada siapapun dan selalu tersenyum dalam keadaan bagaimanapun. Sikapnya yang selalu periang dan ringan tangan membuat dia banyak disukai oleh semua kalangan.
Selain Melodi diKota tersebut juga ada seorang gadis yang bersifat terbalik dari Melodi. Selalu marah sangat judes, dan selalu bikin kekacauan.
Erika. Walaupun dia juga terbilang sangat cantik tapi perilakunya itu membuat dia dijauhi oleh berbagai kalangan. Apalagi remaja seusianya. Karena itu dari dia kecil sampai dewasa hanya bertahan dengan 5 temanya yang tergabung dalam geng Manja.