Tara, seorang penulis yang memulai proses belajarnya dari dunia fanfiksi sebelum terjun ke fiksi orisinal. Ia menguasai beberapa genre, meski Young Adult tetap menjadi genre favoritnya. Tara bisa ditemui di akun Wp AntheaFeather, di mana dia mengunggah beberapa tulisan di sana, serta akun-akun sosial media berikut:
IG: antheagillian
Twt: antheagillian
TikTok: antheagillian
Shia dan Zidni tidak menyukai keberadaan satu sama lain. Zidni merasa jika Shia selalu mengganggu kekasihnya Varya, sejak mereka kecil. Sedangkan Shia merasa Zidni tidak adil karena dia selalu membela Varya yang suka play victim padahal dia duluan yang cari masalah dengannya.
Saat mereka duduk di bangku SMA, orang tua Zidni mengalami PHK hingga mereka dengan terpaksa meminjam uang pada orang tua Shia dengan jaminan menjodohkan Zidni dengan Shia. Shia dan Zidni tidak setuju dengan rencana itu. Shia bahkan meminta teman sekelasnya Himeka untuk berpura-pura jadi pacar demi menjauhkan Zidni darinya. Varya juga merasa jika Shia telah merebut Zidni, karena perjodohan itu membuat mereka terpaksa putus.
Seiring bertambahnya usia mereka, Shia dan Zidni yang semula saling bermusuhan, lama-lama jadi melunak. Masalah datang dari Himeka, teman sekelas Shia di SMA, yang kembali hadir, kali ini untuk merebut Shia dari Zidni.
Satu tahun, 365 hari. Sarayu Dineshcara menandai agendanya hari demi hari. Mencoba mencari alasan untuk tetap bertahan hidup dan menahan diri dari keinginan untuk resign, meninggalkan rumah, mengejar mimpi, atau lebih baik mengakhiri hidup secara paksa. Sepanjang satu tahun ini ada banyak hal yang ia alami, bertemu dengan banyak orang, dan menemukan arti kehidupan dalam persepsi yang benar-benar baru.
Bagi Manyari, orang paling menyebalkan di dunia ini adalah Pak Djatmiko Utomo, pembimbing utama skripsinya.
Namun, ketika dia bertemu dengan Ega, anak bungsu Pak Djatmiko yang kini menjadi asisten dosen karena dia sedang bosan menunggu tahun ajaran baru magister-nya di Amerika, Manyari menetapkan Ega sebagai orang paling menyebalkan, menggantikan posisi bapaknya. Bagaimana tidak, Ega jauh lebih disiplin dari Pak Djatmiko dalam menetapkan jadwal atau mengatur deadline. Ega juga tidak bisa menoleransi keterlambatan pengumpulan, bahkan meski berselang beberapa detik saja.
Namun, semakin lama mengenalnya, Manyari mengerti jika Ega kesepian dan mereka berdua ternyata memiliki beberapa kecocokan yang sama sekali tidak diduga. Manyari hadir untuk mengobati luka di hati Ega yang disebabkan oleh Ami. Mereka saling melengkapi dengan cara tersendiri, yang mungkin tampak aneh bagi orang lain.
Menjelang keberangkatan Ega ke Boston, dia menyatakan perasaannya pada Manyari. Namun, Manyari memintanya untuk menunggu. Ia ingin mereka menjadi orang yang lebih baik dari sekarang.