Vikram menggeram saat tidak dapat lari lagi. Melawan mereka pun tidak mungkin, jumlahnya cukup banyak. Ia menyesal karena tidak mengikuti saran Lexi untuk membawa beberapa pengawal. Vikram terlalu percaya diri dapat mengatasi semua dan tidak menyangka akan ada kekacauan di tengah pesta yang ternyata adalah sebuah perangkap. Tiba-tiba terdengar suara deru mesin mobil menuju ke arah mereka. Chloe dan Vikram memejamkan mata saat melihat sinar lampu mobil yang menyilaukan hendak menabrak dua motor yang berada di depan sana. Karena tidak ingin tertabrak, motor tersebut menyingkir memberikan akses jalan masuk untuk mobil itu. “Tuan, cepat naik!” teriak Darso membuka pintu mobil. Vikram menurunkan Cloe dan menyuruh masuk lebih dulu disusul olehnya. Setelah memastikan kedua atasannya baik-baik

