90

1018 Kata

Tepat dihari dan waktu yang sama, Kayana tengah melangsungkan ikrar cinta, janji suci bersama Aksa. Di hotel miliknya, berlangsung resepsi mewah dengan banyak undangan dengan rekan-rekan bisnis Aksa yang mendominasi. Sebab Kayana memang tidak banyak memberi undangan untuk teman atau kenalannya. Hanya ada beberapa puluh saudara dan rekannya yang hadir. Senyum lebar terukir dari bibir lelaki yang sudah sah menjadi suami Kayana, menyapa para tamu yang hadir memberikan ucapan selamat. Rasa bangga dan rona bahagia terpancar dari wajahnya, seakan memberitahu pada banyak orang bahwa begitu hebatnya ia memiliki Kayana. Sesekali ia mencuri pandang pada istri ayunya di sela-sela menerima salam pada para tamu. "Sungguh aku beruntung sekali memiliki kamu, Kay. Lihat lah semua orang kagum padaku yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN