Mencari Bukti

1462 Kata

Sadewo berhadapan hanya berjarak sepuluh meter saja dengan Kinanti. Sepersekian detik Sadewo memaku pandang, tetapi ia buru-buru mengalihkan pandangan saat rasa penasaran kini menyerang dadanya. Sadewo mendadak gugup, pandangannya langsung beralih ke samping untuk meredam rasa dalam dadanya. Berkali-kali ia mengucek netranya tak percaya. "Astaga, it--itu?" Sadewo mendadak beku. Sadewo yang berdiri sambil memegang tangan, menatap terperangah. Sorot terkejut tampak jelas dari matanya. Namun, bibirnya tertutup. Tak menyuarakan satu pertanyaan apa pun. Wajah yang selama ini ia rindukan berada tepat di depan. "Kinanti." Panggilan itu membuat Kinanti diam ia lalu mendongak, menatap orang yang begitu ia hapal suaranya. Kinanti gugup kenapa bisa ada Sadewo disini? Firasatnya tak pernah sal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN