First Kiss

1528 Kata

"Dari mana, Dav?" Tepat setelah menaruh pakaian yang telah kering ke atas kursi putra kesayangan Kinanti itu pulang. Tak lantas menjawab, Davin memilih tersenyum lalu menuangkan air dan meneguknya. "Abis keliling naik sepeda aja, Bun. Tante Melati tuh pengen lihat sawah," ucap Davin kemudian. Seraya mengelap keringat yang bercucuran. "Pelan-pelan minumnya. Terus ngapain ke sawah coba?" tanya Kinanti dengan ekspresi sedikit terkejut. Seraya melipat pakaian. "Ya ... pengen tahu saja, Bunda. Pengen lihat padi katanya." Ibu dan anak itu sejenak saling bertatapan. Seolah-olah paham apa yang sebenarnya Davin lakukan. "Ya sudah mandi sana, terus ngaji ya." Davin mengangguk. "Baik, Bunda." "Dav, Tante Mel mana?" Kinanti menengok kanan kiri tak ia dapati Melati. "Masih diluar, Bun. Lih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN