Chapter 27

1189 Kata

Yasabadra terdiam kembali mencerna semua yang Heera katakan. Dia memahaminya, meski mungkin ini kasus yang pertama kali dia dengar. Tiba-tiba ingatannya kembali ke belakang, ketika dia memasuki gunung Sitrama di mana dia kehilangan kontrol yang menyebabkan kebangkitan prajurit Iblis milik Ashura. Jika dari pernyataan Heera, dia bisa menyimpulkan bahwa yang membangkitkan prajurit Iblis adalah dirinya yang lain, dirinya yang bersemayan di kegelapan dan memantau semuanya. “Kau harus memiliki kesepakatan dengannya. Misalnya, jika kau terbangun di siang hari, dia bisa bangun di malam hari,” ujar Heera. “Tidak bisa,” jawab Yasabadra dalam sekaligus. “Bisa juga dia muncul satu hari penuh, besoknya giliranmu. Jadi kalian berdua bisa bergantian.” “Tidak bisa juga.” Heera mengembuskan napas pel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN