SUDAH HAMPIR DUA MINGGU berlalu. Semenjak Hunter mendeklarasikan kalau dia itu pasangan jiwaku, atau lebih tepatnya, aku ini pasangan jiwa manusia serigala, dia tidak pernah meninggalkan sendiri barang sekali saja. Dia selalu mengikuti ke mana aku pergi, mulai dari kelas, kafetaria, bahkan hingga mau ke kamar mandi pun. Mungkin penjelesannya kalau serigala itu sangat teritorial dengan daerah dan pasangannya memang benar. Hari itu Ibu diberitahu kalau aku menginap di rumah teman. Dengan bantuan dari saudara—yang juga manusia serigala tentu saja—perempuan mereka, sepupu jauh yang juga tinggal di istana besar itu, Ibu akhirnya percaya kalau ada tugas rumah yang harus diselesaikan dengan cepat. Berhubung ini kota yang kecil, begitu Ibu diberitahu alamat di mana aku tinggal, yang katanya sang

