Rumah Sakit Lagi (flashback on)

1295 Kata

[Jangan lupa hubungi Pak Nasir dan urus penyerahan harta waris Ayah!] Berulang kali Syazwani membaca pesan masuk dari Fatin di sebuah aplikasi chatting berlogo telepon. Pesan singkat yang mampu membuat hatinya kembali terhempas dalam ingatan pertikaian tiada akhir dengan keenam saudaranya. Perebutan warisan yang membuat dirinya seolah anak yang gila harta, padahal bukan itu niatnya. Sejak awal, Syazwani memang tidak ingin menerima dan menikmati harta peninggalan Amran. Meskipun saat pembacaan surat waris, ia sempat dikejutkan, bahwa dirinyalah yang menjadi pewaris tunggal dan yang paling ber-hak menerima semua kekayaan Amran, sesuai dengan isi wasiat. Namun, saat itu juga menolak isi wasiat tersebut mentah-mentah dan mengembalikan semuanya pada anak-anak Amran dari istri pertamanya, Fat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN