Dua bulan berlalu sejak kedatangan Fatimah yang terakhir kali. Namun, hingga hari ini, sosok wanita yang selalu Syazwani rindukan itu, tidak pernah lagi tampak batang hidungnya. Meskipun gadis kecil itu masih berharap pada janji Fatimah yang belum tertunaikan. Sebuah kursi roda untuk Amran. Setiap awal bulan, Syazwani akan menunggu kedatangan Fatimah di muka pintu. Berharap ia membawa sebuah kursi dan uang belanja, serta bahan dapur yang banyak seperti janjinya dua bulan lalu. Namun, harapan itu pupus. Setiap kali ada yang mengucap salam, yang datang bukanlah orang yang ia harapkan. Nurmala kakak ketiga Syazwani-lah yang selalu berkunjung menggantikan kehadiran Fatimah. Mengantarkan bahan dapur yang tidak seberapa, serta uang yang sangat sedikit. "Eeh b***k Sial! Pergi ambil pampers u

