"Aku kasihan pada Syazwani, Pak. Mukanya bengkak ditampar Fatimah. Ada cap lima jari di pipi kiri dan pipi kanan Syaz," adu Mak Long di sela-sela menemani suaminya menonton berita nasional di TV. Kedua suami istri yang sudah dimakan usia itu, duduk berdampingan dilantai yang beralaskan karpet bulu. Pak Long bersandar pada dinding sembari menikmati kopi hitam dan pisang goreng yang ada di depannya, sementara Mak Long sibuk melipat pakaian yang menumpuk. "Keterlaluan sekali Fatimah dengan anak-anaknya. Tak ada rasa terima kasih dengan Syaz. Sudahlah b***k tuh yang setiap hari susah mengurus Amran, tanpa mengeluh dengan siapa pun, tapi masih juga dimarah-marah," lanjut Mak Long sembari memindahkan baju yang sudah dilipat ke pinggir. Wanita tua itu teringat aduan Syazwani padanya. Bagaimana

