Isi Hati Fatimah

1085 Kata

“Bang Aznan dan Bang Ammar keluhkan Syaz tak pandai jaga Ayah. Mereka kata, Ayah sakit sebab Syaz tak ikhalas rawat Ayah. Semuanya kata, sebab Syaz juga mereka penat bagi waktu dan habis duit untuk jaga Ayah di rumah sakit.” Panjang lebar Syazwani mengadu pada Mak Long yang datang ke rumah sakit menemaninya. Gadis kecil itu duduk bersandar pada dinding ruang kaca. Tempat keluarga pasien VIP menunggu keluarga mereka. Mata gadis itu menerawang jauh, dengan bulir air mata yang tidak berhenti mengalir. Seakan tidak peduli pada Pak Long dan Mak Long yang turut duduk di samping kiri dan kanan. Beribu tanya mengalir di pikiran Syazwani, mengapa dirinya yang harus disalahkan di setiap keadaan. Apakah benar dirinya hanya anak pembawa sial yang selalu menyusahkan dan menjadi beban untuk orang lain

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN