Bimbang

1106 Kata

“Mana keluarga adik yang lain?” Pria paruh baya dengan wajah berseri yang mengenakan jubah putih sebatas lutut menatap penuh selidik ke arah Syazwani. Sudah lima hari dilihatnya gadis kecil itu mondar-mandir di depan ruang ICU, mengunjungi Pasien laki-laki tua yang tidak sadarkan diri sambil menahan tangis. Sudah lima hari pula ia mencari keluarga pasien tua tadi, tetapi orang yang ditunjukkan oleh perawat, selalu Syazwani. Gadis kecil yang didakwa sebagai wali dari salah seorang pasien yang tua di dalam kamar ICU, dan bertanggung jawab untuk semua keputusan yang diambil serta biaya pengobatan yang harus dikeluarkan. Syazwani menggeleng pelan, tidak mengerti harus menjawab apa pada pria yang diduganya sebagai dokter. "Adik tidak punya keluarga lain?" Kembali dokter tadi mengajukan tany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN