Kakek dan Nenek?

1268 Kata
Masih lanjut part malam pertama sedikit ya... Waktu menunjukkan pukul 3AM,Yuda terbangun merasakan hembusan nafas lembut Hana menerpa wajahnya.Kini mereka dalam posisi tidur berpelukan dengan lengan Yuda sebagai bantal Hana.Yuda pandangi wajah cantik istrinya kemudian tersenyum mengingat malam pertama mereka tadi malam.Dia ulurkan tangannya untuk mengelus pipi halus istrinya. "terima kasih Sayang...Setelah 7 tahun aku tak pernah berfikir bisa melakukannya lagi,Kamu datang dalam hidupku membuatku yakin aku bisa melakukannya" Yuda merasa hidupnya sempurna kembali setelah Kehadiran Hana dalam hidupnya.Sebelumnya hatinya hanya terisi oleh Yurisa,begitu banyak perempuan yg terang terangan mendekatinya tapi tak satupun bisa meluluhkannya. "Aku sadar mungkin belum ada Cintamu untukku yg tumbuh,tapi aku akan terus memupuknya hingga suatu saat kamu menyadari kamupun sama telah mencintaiku" "maaf aku terus memaksamu untuk menerima lamaranku,maaf aku terus mengganggu hidupmu hingga kamu tak punya pilihan lain selain menerimaku"Lanjutnya berdialog pelan hingga membuat Hana terusik lalu membuka mata. "Mas...sudah bangun? ini jam berapa?"tanya Hana dengan suara khas bangun tidur,Yuda yg mendengarpun gairahnya terpancing kembali. "udah menjelang subuh Sayang" "cepat sekali,ya udah aku mau mandi dulu trus ayo kita Sholat Subuh dulu" ucapnya langsung bangun dan hendak turun ranjang mengambil jubah mandi untuk menutupi tubuhnya yg polos. "Ahhh sssshh"Hana mendesah menahan ngilu dan perih dibagian bawahnya.Yuda yg mendengarpun tersenyum nakal. "kenapa Sayang,kok mendesah mau dipuasin lagi?"tanyanya menggoda,Hana langsung mencubit pinggang Yuda kesal. "aduh Sayang kok nyubit sih harusnya kan dielus elus" "Mas sih pagi pagi dah m***m" "kamu gak tau ya,Kalau menjelang pagi Laki laki itu jauh lebih m***m"godanya sambil menaik turunkan kedua alisnya. "ih udah ah,aku mau mandi Mas" tanpa aba aba Yuda turun ranjang tanpa memaki pakaian dahulu,sehingga dengan jelas Hana melihat ular suaminya berdiri sempura.Dengan cepat Hana teriak dan menutupi kedua matanya dengan telapak tangan membuat selimut yg menutupi dadanya melorot.Yuda tersenyum menang melihat istrinya lupa menutupi d**a indahnya. "kita mandi bareng"ucap Yuda di samping telinga istrinya "gak mau"jawab Hana menolak "kenapa malu?tadi malam kamu sudah melihat dan menikmatinya" "ih..tutupin dulu ularnya,Mas minggir aku mau kekamar mandi" Yuda terkekeh Adik jagoannya dibilang Ular,tanpa aba aba Yuda langsung menggendong istrinya menuju Kamar mandi untuk dimandikan.Dia tau kini istrinya masih merasakan nyeri jadi dia perlakukan seperti tuan putri sampai mandipun dimandikan tak dibiarkan istrinya melakukan sendiri,hanya sekedar mandi saja ya gak lebih. * Kini Yuda dan Hana sudah dalam perjalanan menuju rumah Kakeknya.Dalam perjalanan Hana terus berdecak kagum dengan pemandanya di negeri Sakura itu. "Mas habis dari rumah Kakek kita jalan jalan ya" "hmm memangnya kamu sudah bisa jalan?"jawaba Yuda menggoda "dari tadi kan Hana bisa jalan" "tapi aku maunya ngurung kamu dikamar" "ih pasti Mas tindih tindih lagi tdi pagi kan habis sarapan udah Mas tindih tindih.Trus kapan dong Hana bisa menikmati liburanya jalan jalan disini"jawab Hana sambil manyun sebel tapi takut jg mau ngambek,keliatan sedih hawatir gak diajak jalan sama sekali selama seminggu di Jepang. "udah jangan ngambek,udah Mas rencanain kamu tenang aja" "beneran jalan jalan?"tanya Hana langsung semangat seperti anak kecil yg udah hampir nangis terus dikasih permen. "iya dong,Siang Jalan jalan Malamnya tindih lagi"Hana yg tersenyum semangat berubah jadi nyengir.Suaminya ini brnar brnar gak mau kasih istirahat apa kok mau tindih tindih mulu pikirnya. Kini mereka sudah sampai dirumah Kakek Yuda,Pelayan yg membuka pintu mempersilahkan mereka masuk. "Yuda-San Okaerinasai" (Tuan Yuda sekamat datang) "Arigatou" (terima kasih) "Itachi San ga anata o matteimasu" (Tuan Itachi sedang menunggu Anda) "haik" (Baiklah) Hana yg tak mengerti obrolan Suaminya hanya mengangguk sambil tersenyum ramah pada pelayan itu.Lalu melangkah bersama Yuda menuju ruang tunggu Kakeknya. "Ojichan.." Ini panggilan untuk Kakek. "Oh...Kalian Sudah datang" "Haik, dimana Obaachan?" "Aku disini Cucuku"Jawab Sulastri Nenek Yuda yg baru datang dari dapur spesial memasakkan Cucu kesayangan dan Cucu menantu untuk makan Siang bersama.Obaachan panggilan Nenek tiri Yuda Beliau orang Indonesia yg menikah dengan kakeknya Setelah Yuda lahir.Neneknya seorang Janda mandul namun sangat baik yg dinikahi Kakeknya lalu dibawa kejepang untuk hidup bersama dan akan menghabiskan sisa hidup mereka di Jepang.Walau hanya nenek Tiri Yuda dan Manami sangat menyayanginya. "Oh ini Cucu menantuku Hana ya?aduh Cantik Sekali,maafkan Kakek Nenek gak bisa datang dipernikahan kalian" "Iya Nek gak papa,Sekarang kan kami sudah berkunjung kesini"jawab Hana sopan. "Nenek gak nyangka ahirnya ada yg mau sama Cucu Kami"Nenek Yuda berkata sambil tertawa menggoda Cucunya. "Obaachan... ada banyak yg mau sama Yuda, tapi Yuda gak mau sama mereka"jawabnya tak terima.Tuan Itachi Hanya tersenyum geleng kepala melihat keusilan istri dan Cucunya. "Ya udah ayo makan dulu sini" Mereka semua makan Siang bersama sambil ngobrol ringan,Nenek Yuda Sangat antusias menceritakan masa kecil Yuda.Dan Hanapun jg bercerita awal pertemuannya dengan Yuda yg tak baik.Begitulah wanita pasti akan bercerita hal hal yg menyenangkan dan lucu berbeda dengan Yuda dan Kakeknya malah membahas perusahaan. "Kakek, Yuda betah tinggal diIndonesia mengurus perusahaan disana bersama Papa.Biarkan Paman saja yg membantu disini,Jangan Semua Kakek urus Kakek harus pentingkan kesehatan" "Tapi Aku tidak bisa percayakan sepenuhnya padanya,Istrinya itu sangat mencurigakan" "Shinpai shinaide...Paman tetaplah Putra Kakek,Yuda Yakin Paman bisa diandalkan dan bisa mendidik istrinya jg Putranya" (Shinpei shinaide adalah jangan khawatir) "Ah Sepupumu satu itu selalu bikin kepalaku panas,Dia jg sangat betah di UK tak pernah ingat masih punya Kakek Nenek disini" mereka terus menikmati hidangan Sampai merasa cukup kenyang.Setelah mereka saling bercerita dan berdiskusi ahirnya Yuda Pamit ingin mengajak jalan jalan istrinya.Sebenarnya Neneknya merasa berat melepas pelukan Hana Beliau terlanjur cocok baru saja Rumah terasa rame kini akan sepi hanya berdua dengan suami dan para pelayan. Hari ini Yuda akan membawa Hana jalan-jalan mengunjungi Akuarium Churaumi Okinawa.Akuarium ini adalah akuarium terbesar yang ada di Jepang dan Asia. Akuarium Churaumi ini terletak di Taman Ocean Expo, barat laut dari Okinawa, Jepang.Hana Sangat Senang dan merasa bahagia banget dari kecil dia sangat menginginkan berkunjung ke Jatim Park tapi tak kesampaian.Dulu waktu SD SMP SMA Study tournya ketempat lain.Disini Hana bisa menikmati pemandangan bawah laut melalui kaca.Akuarium ini memamerkan kehidupan biologi laut di terumbu karang, laut dalam, dan arus Kuroshio yang mengalir melintasi Kepulauan Jepang. Yuda yg melihat Istrinya terlihat bahagia menjadi gemas,Sebahagia inikah Dia Yuda pun Sampai bosan ketempat ini karena tiap Manami ikut berkunjung keJepang selalu diajak kesini.Karena Banyak pemandangan yg Indah, Hana mengajak Yuda untuk berfoto sebanyak banyaknya.Dia tarik Yuda kesana Sini,walau jenuh Yuda tahan dia ingin membuat Istrinya bahagia.Sebenarnya kalau boleh memilih Sih Yuda lebih memilih bergulung Selimut bersama Istrinya selama Bulan Madu.Tapi Dia tak mau Egois,Masih ada malam untuk Yuda habiskan waktu bergemul dalam selimut bersama Hana."Sabar ya Adik kesayanganku kamu hanya dapat jatah obok oboknya malam hari,ya kalau dapat pagi hari itu Bonus" Ucap Yuda dalam hati karena capek ditarik istrinya kesana kemari untuk photo. ** Kini Yuda dan Hana sudah pulang dan bersiap untuk istirahat. "Capek nggak?" "iya ternyata capek jg hehehee" "tapi senang kan?" "Senang banget,Makasih ya Mas..Dulu Almarhum Bapak pernah berjanji Ajak Hana berlibur keJatim Park tapi belum sempat tepati Janji Bapak malah Sudah pergi"Ucap Hana Sedih mengingat memory masa kecilnya.Yuda menarik Hana dalam pelukannya sambil berbaring diatas Ranjang. "Sekarang kamu sudah punya Aku yang akan mengajakmu berlibur yg menyenangkan udah jangan sedih lagi"Hana mengangguk patuh lalu mengeratkan pelukannya.Tanpa dia sadari kakinya yg sedikit bergerak membuat pahanya yg menempel Adik Jagoan Yuda mampu memberikan sensasi panas pada tubuh Yuda. "Mas" "hmm"jawab Yuda sambil menahan sesak dibawah sana. "ular Mas keras lagi?"Gagal sudah upaya Yuda menahan untuk tidak menyerang istrinya karena lagi bersedih mengingat memori masa kecil. "boleh ya?" "ngapain?"tanya Hana polos. "tindih tindih lagi"Pipi Hana merona langsung mendengar ucapan Yuda lalu mengangguk malu.Dia tau ini sudah kewajibannya ketika suaminya meminta haknya.Tanpa tunggu lama Yuda langsung memulai menjalankan ibadah Malamnya,dengan lembut penuh kasih Sayang dia sentuh istrinya Sampai entah berapa ronde malam ini. Bersambung.... Halo teman teman jangan lupa jaga kesehatan ya tetap ikuti protokol kesehatan. ingat untuk follow ya yg belum follow Terima Kasih banyak.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN