Ternyata Sahabat Neilh

1026 Kata

Setelah memastikan semua sistem berfungsi baik, ia melangkah ke arah balkon. Korden yang semula tertutup terbuka otomatis beserta pintu kaca pembatas antara balkon dan ruang tengah. Silir angin yang cukup kencang menyambut kehadiran Nancy. Nancy mendekatkan diri di pagar besi pembatas lalu merentangkan kedua tangan sambil menutup mata. Menghirup angin malam yang entah berapa lama ia tinggalkan. Angin yang dulu membuatnya selalu betah berada di penthouse ini. Dua jam telah berlalu, dua jam pula Nancy berada di balkon menikmati pekatnya malam. Merasa cukup, ia berdiri dari kursi yang ia tempati. Langkah kakinya harus berhenti saat bel berbunyi, ia yang tadinya akan masuk ke dalam kamar mengurungkan niatnya lalu membelokkan arah menuju pintu. “Pesanan anda, nyonya.” Ucap si tukang pengantar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN