masuk ke dalam apartemen miliknya, Diego menatap pintu yang berada di depan dengan penuh permusuhan. Detik selanjutnya ia masuk ke dalam rumah untuk segera membersihkan tubuh. Malam telah berganti pagi. Sinar mentari yang menembus jendela kaca besar seakan membakar semangat pagi. Di depan cermin, seorang gadis sedang bersiap untuk berangkat sekolah. Rambut ia biarkan terurai karena cuaca yang cukup redup. Nancy memutuskan untuk segera berangkat. Ia takut jika tiba-tiba turun salju. Sesampainya di lantai bawah, ia dikejutkan dengan makhluk bernama Diego yang telah duduk manis di meja makan sambil menikmati sandwich. Melihat sandwich yang berada di tangan Diego, sontak Nancy berlari menghampiri Diego. Sandwich yang tadi pagi ia buat untuk bekal telah di lahap pria yang tidak tahu etika.

