“Sial mati!” umpat Diego saat panggilan dimatikan sepihak. Ia segera berdiri dari tempat duduk dan berlari ke rumah sakit. “Hei! Ada apa?” seru Neilh. Teriakan Neilh menghentikan langkah kaki Diego. Ia memutar separuh tubuhnya untuk menghadap ke belakang. “Geyza berada di rumah sakit,” jawab Diego dengan kedua mata yang berkaca-kaca. “b******k!” umpat pria yang berada di samping Neilh. Ia pun berdiri dan ikut ke rumah sakit bersama Diego. Ketiga mobil sport itu melesat tak terkendali di tengah kota. Rasa panik yang meliputi membuat ketiga pria itu seperti kerasukan. Terutama Rone. Ia merupakan sahabat Neilh sejak kecil. Rasa sakit dan lebam di wajah tak seberapa sebelum melihat keadaan Geyza. Tak berselang lama mereka sampai di rumah sakit. Semua petugas rumah sakit dan orang yang

