“Benar ucapanmu. Dia galak,” celetuk Neilh dengan suara pelan. Ekspresi antara kaget dan tak percaya. Selama ini yang ia ketahui, adiknya tidak terlalu banyak bicara. Yeah, lebih tepatnya pendiam. Hanya disaat tertentu saja ia akan mengeluarkan suara banyak. Misalkan jika berkumpul saat makan bersama keluarga atau saat bersama Elvrince. Elvrince adalah tipe gadis yang banyak berbicara dan tidak suka kesunyian. Hanya sebatas itulah yang ia ketahui tentang adik dan sahabatnya. “Sudah kubilang, kau yang tidak percaya.” Diego menimpali. Pandangannya masih menatap pintu yang tertutup. “Hei! Kenapa kau mengatainya lagi!” bentak Neilh yang tidak terima. “Aku hanya mendukung perkataanmu saja. Astaga, salah lagi.” Diego merutuki dirinya sendiri. ia mengusap wajah kasar. “Eh, kenapa kau masih

