Naomi menaikkan belatinya. Ujung benda tajam yang ia gunakan untuk menyayat kulit Anggun tanpa banyak terkena daging, tentu saja samurai perempuan itu bisa. Jika tidak, tak mungkin Hithosi Sama mengambilnya sebagai orang kepercayaan. Anggun menutup mulut menahan perih. Ada darah yang menetes. Lalu perlahan-lahan Naomi menarik ular hitam yang menjadi tanda kematian dan terus saja ingin menjauh. Dapat, samurai perempuan tersebut jatuhkan di atas lantai. Ular hitam itu terus membesar dan membanting-banting dirinya sendiri di lantai. Mulut ular tersebut terbuka lebar, ingin menyemburkan semua racunnya pada wanita Jepang di depannya. Namun, Naomi terlebih dahulu menebas leher binatang melata itu sampai akhirnya ular tersebut mati dan menghilang begitu saja meninggalkan bau busuk persis seperti

