Pagi itu Soledad begitu cantik, ia berdandan dengan make up strong dan menggunakan gaun pengantin berwarna putih sederhana tanpa ada embel-embel lainnya. Begitu pula dengan Ryan yang terlihat menawan dengan jas hitam dan kemeja putih. Ya, mereka berdua menyelenggarakan pernikahan tanpa kehadiran Anggun sama sekali. Sebab sahabat mereka masih terbaring tak berdaya antara hidup dan mati di atas ranjang pesakitan. Prosesi pernikahan tersebut tidak ramai yang datang. Hanya kerabat dekat saja, termasuk Dokter Budi dan selebihnya teman serta handai taulan. Kebanyakan dari pihak Ryan karena Soledad tidak terlalu memusingkan pernikahan. Ada atau tidak sama saja. Janji suci pernikahan diucap dan cincin suci telah disematkan. Keduanya telah sah dihadapan Tuhan dan orang-orang menjadi sepasang sua

