Ryu berkendara didampingi Sandy menuju rumah sakit tempat Anggun dirawat. Lelaki itu masih belum bisa menjenguk tunangannya. Namun, setidaknya kabar baik ia dapatkan, bahwa sakit yang didera tunangannya sudah berkurang. Demam tinggi tersebut perlahan-lahan mulai turun. Tetapi tetap saja tidak bisa dibawa ke luar negeri karena pihak medis khawatir jika sakit yang melanda dokter forensik itu ternyata menyebar ke orang lain, meski Dokter Budi tidak terkena dampak apa-apa. “Sudah kamu persiapkan semuanya, Sandy. Saya nggak mau pernikahan saya batal, tinjau juga baiknya bagaimana dari segi hukum negara atau agama,” ucap Ryu ketika memutuskan pulang dari rumah sakit. “Sudah, Pak. Semua tergantung kesepakatan dari ayah Anggun selaku wali putrinya. Jika beliau bersedia menikahkan putrinya, mak

