*** “Ibu ….” Sambil mati-matian menahan tangis, panggilan tersebut Isyana lontarkan persis setelah membuka pintu kamar rawat. Tiba-tiba dihubungi Theo saat menemui Panji di sel tahanan, pikiran Isyana sudah kemana-mana ketika pria itu berkata ingin memberitahukan sesuatu tentang Paramitha. Jauh dari kata baik, yang ada di benak Isyana hanyalah hal buruk, sampai akhirnya sebuah pernyataan tak terduga dilontarkan Theo, yaitu; Paramitha sadar dari koma. Sempat blank saking kagetnya mendengar informasi tersebut, di detik berikutnya Isyana langsung mengajak Sean untuk ke rumah sakit guna mengecek langsung kondisi Paramitha. Tak bicara apa pun di depan Panji, Isyana memilih untuk merahasiakan sadarnya sang ibu demi mencegah terjadinya sesuatu, dan karena Sean patuh saat diajak, empat puluh m

