"Aku bukan babi dan aku tidak buta, tapi cintaku padamu membabi buta. Slebewww...." Sungguh indahnya berleha-leha, apalagi ditemani sang pujaan hati. "Al, bisa diem gak?" "Beb, apa bener kalau pacaran itu harus ciuman ya?" "Bab beb bab beb, alay. Kalau mau, bener banget, tapi kalau gak mau, ya gak bener." "Ih, kok gitu?!" "Mana saya tau." Aku berdehem mendengarnya, tetapi tentu saja itu bukan akhir dari segalanya, "Ayang, i love you. I love you for everything." "I love you too, tapi bisa diem gak? Kamu berisik banget dari tadi." "Gak bisa, gabut nich, tidurin dong." Pak Bagas langsung berbalik, menatapku geli, "Kesurupan kamu?" Kisiripin kimi, katanya. Bilang aja mau. "Cewek kalau uda nyaman, bakalan jadi sosok ibu buat cowoknya. Sementara cowok, kalau uda nyaman, bakalan kaya

