Part 37

2016 Kata

"Apa sesusah itu ya kamu buat balas pesan saya? Kabarin saya, atau telepon saya. Saya cuma gak mau kamu kenapa-napa, Alana," Pak Bagas berucap dengan suara beratnya. "Kamu mengerti kan?" "Kenapa saya harus kenapa-kenapa? Gak akan ada yang berniat mencelakai saya selama dirumah Oma. Bawel banget sih, ganteng." Hari ini aku memasak soto ayam kesukaannya. Walaupun harus bergelut hampir setengah hari didapur, tak mengapa, demi siganteng pujaan hati, aku rela. Aku menata rapi kotak-kotak makanan dihadapan Pak Bagas. Mengisi mangkuk miliknya dengan soto dan telur rebus buatanku. "Sayang," panggilnya. "Tenang aja, saya gak kenapa-kenapa. Jangan gitu deh." "Sayang." "Kalau saya kenapa-kenapa, hari ini saya gak mungkin ada disini. Masakin Bapak, duduk dihadapan Bapak, peluk Bapak, cium Bap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN