"Lo yakin sama gue? Gak sama Dyra aja? Kita belum sedekat itu, Al." Nantar duduk tidak yakin dikursi kemudi. "Kalau ketahuan gimana? Ini lo udah izin bos lo belum? Gue tuh wanti-wanti banget sama hubungan kalian. Kalau kalian beneran pacaran, terus gue ketahuan bawa lo, bisa abis gue, Al. Melayang nyawa gue, lo tega?" Aku mengangguk yakin sambil memasang seatbelt. "Gue sama Pak Bagas gak ada hubungan apa-apa. Lo gak perlu takut. Lo tinggal bawa gue ketempat Andre. Tapi lo jangan bilang siapa-siapa, ini cuma kita berdua yang tau. Kalau lo sampe ember, gue pokoknya gak mau temenan sama lo lagi." Nanta menyugar rambutnya, membuatnya terlihat berantakan namun sexy dalam satu waktu. "Waktu lo masih banyak, kalau lo mau disetirin sama yang lain." "Gak ya. Gue maunya lo aja. Uda deh, Nan, jang

