Bab 53

1562 Kata

Akhirnya Dhita bisa menghirup udara luar. Berjalan-jalan menikmati pemandangan luar. Melihat orang berlalu lalang menjalani aktivitas masing-masing. Sampai tiba di depan cafe miliknya dia langsung disambut oleh Yillanda, asisten sekaligus kaki tangannya. Yillanda yang mengurus cafe Tania sewaktu dia tidak ada di sini. Selain baik, Yillanda dapat dipercaya. Suasana cafe tidak begitu ramai seperti sebelumnya. Yillanda mempersilakan Dhita duduk, menyuruh waiters menyiapkan minuman dan sepotong cake kesukaannya. Tanpa disuruh, seperti biasa Yillanda akan melakukan ini. “Alhamdulilah, Mbak. Mbak sekarang udah sehat. Saya bersyukur banget liat Mbak sehat kayak gini. Sejujurnya saya kangen sama Mbak, kangen di motivasi,” kata Yillanda cekikikan. Wanita itu duduk berhadapan dengan Dhita. Dhita

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN