Bab 60

1587 Kata

Mobil Agam masuk ke dalam pekarangan mansion kediaman keluarga Dhita. Tepat di depan mansion, Agam berhenti. Dhita sudah memaksa Agam untuk tidak mengantarkannya sampai rumah. Namun Agam tidak mau mendengarkannya. Dhita takut Dave akan menghajar Agam. Benar saja di depan mansion, berdiri di tangga depan rumah sambil bersilang tangan. Tatapan murka yang begitu tajam tertuju pada kaca mobil di dekat kemudi. Jantung Dhita berdebar-debar. “Gam, kamu masih punya kesempatan. Dave lagi marah. Tolong, kali ini kami dengerin aku. Aku turun terus kamu langsung tancap gas,” saran Dhita. Agam diam, tidak menyahut. Dhita menganggap Agam menyetujui sarannya. Perlahan tapi pasti, Dhita membuka pintu mobil lalu keluar. Di dalam mobil Agam diam saja. Saran Dhita tadi tidak digunakan. Dhita mengetuk kaca

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN