“Sayang, sudah siap belum?” tanya Aksara dengan tas koper di tangannya. Sesuai janji lelaki berumur matang itu, hari ini Celine dan Denim diajak berlibur ke Bali. Terlihat sekali gadis berambut panjang itu begitu antusias. Ia sedikit menundukkan pandangan, menyisir rambut Denim yang berlari-lari kecil ke segala ruangan. “Rambutnya dikuncir saja, biar gak mengganggu.” “Tapi, Mas? Bukankah Mas Aksara tidak suka kalau rambut Celine dikuncir?” “Itu dulu. Tidak sekarang." "Kenapa, Mas?" "Saya hanya takut, kalau saya tidak bisa menjaga diri saya.” Dahi Celine mengernyit, “Maksudnya?” “Saya itu macan dan kamu itu daging. Paham kan maksud saya?” "Enggak, Mas. Apa hubungannya macan dan daging dengan rambut dikuncir?” Aksara terkekeh, “Saya itu tergoda tiap kali lihat leher kamu yang jen

