ciuman pengisi energi

1167 Kata
Yang terjadi di dalam kereta ... Ketika pintu kereta di buka,Orion segera mencium violet. Ia bermaksud membuat sang pangeran tidak lagi mengganggu violet. Tapi yang dirasakan violet saat Orion menciumnya adalah proses pengisian energi.walaupun awalnya violet terkejut dengan perlakuan orion,ia tak menolak dan membiarkan dirinya mengikuti rencana sahabatnya. Violet malah membalas ciuman itu dengan mengeratkan pelukannya di bahu orion, Sehingga terciptalah pemandangan seolah keduanya sedang berciuman mesra. Sang pangeran yang melihat pemandangan itu segera menutup kembali pintu kereta. Ia berkata... "Aku kemari hanya untuk mengembalikan sebelah sepatu nona violet yang tertinggal" pangeranpun pergi setelah menitipkan sepatu violet pada pak kusir. Ia nampak shock dan berfikir "Aku tak menyangka violet memiliki hubungan seperti itu dengan seseorang yang tampak seperti pengawalnya" setelah keadaan di rasa aman Orion melepaskan violet, meninggalkan suasana canggung di antara keduanya. Di dalam kereta kuda yang kini mulai berjalan pulang, Violet duduk di samping Orion sambil menutupi wajah dengan tangannya. "Maaf karena aku tiba-tiba menciummu.Aku berencana untuk membuat dia tak mengganggumu lagi" Ujar Orion sambil menggaruk kepalanya yang sebenarnya tidak gatal Violet hanya menjawab dengan anggukan masih sambil menutup wajahnya,Membuat Orion semakin merasa bersalah. "Apa kau marah? " Lagi2 violet tak bersuara, hanya menggeleng. "Lantas kenapa kau menutupi wajahmu? " Tanya Orion yang kini mulai cemas. "Aku..... Malu" Jawab violet pelan. Tingkahnya membuat Orion tersenyum dan berfikir "Tingkahnya menggemaskan" Ia lalu membuka tangan violet untuk melihat wajahnya. Dan Tampaklah kedua pipi violet yang bersemu merah. "Kau malu karena itu adalah ciuman pertamamu? " Violet mengangguk sambil melihat ke arah lain "Tapi... Bukan hanya itu yang membuatku malu" Jawab violet pelan sambil menunduk. "Lantas...? " "Ciuman tadi ternyata mengisi penuh energiku Orion. kalau kakiku tidak terkilir,rasanya aku sanggup menari malam ini sampai pagi." "Huh?? " "Aku tersipu karna tak bisa membayangkan bila pengisian energi itu seperti makan, berarti aku harus berciuman 3 kali sehari" Setelah menyatakan isi pikirannya, violet kembali menutupi wajahnya. Orion mengusap wajahnya karna marah. Ia lalu memaki penyihir alice dengan kata-kata yang kasar. Termasuk ucapannya adalah... "Dasar penyihir m**um!! Bagaimana mungkin dia memaksa gadis yang masih polos untuk terus2an berciuman" Dan umpatan2 lainnya yang membuat violet harus menutup telinganya dan bukan wajahnya. Tiba-tiba ia merasakan kembali sakit di kakinya,Orion yang melihat nya pun menyuruh kusir untuk mempercepat laju kereta kudanya. *** Sesampainya di rumah, ia segera memanggil dokter keluarga untuk mengobati kaki violet. Sang dokter mencoba mengobati dengan sedikit pijatan lembut untuk menghindari pembengkakan. violet tak kuat dengan pijatan lembut itu, walaupun ia pernah hampir mati, rasa sakit karna pijatan itu sama beratnya dengan saat ia sekarat. Tubuhnya berkeringat banyak, seprai di kasur berantakan karna di remas oleh violet,matanya juga terus menangis karna kesakitan. "Kumohon hentikan dokter..." Pinta violet memelas. Sang dokter kebingungan dengan tingkah majikannya. "Apakah memang sesakit itu? . Padahal saya memijat nya dengan sangat perlahan " Violet lalu merebahkan tubuhnya yang sudah kehabisan energi karna menahan sakit di ranjang. Orion mengingat bahwa sakit yang di rasakan violet di tempat ini akan berlipat ganda menjadi tiga kali lipat.ia pun memberikan usul pada dokter "Mungkin sebaiknya besok lagi di teruskan pengobatannya " "Kalau besok baru dibobati, kakinya akan lebih membengkak dan menjadi lebih sakit.Tak bisakah nona menahan sakitnya sedikit lagi, agar besok tidak semakin parah? " Violet menggeleng seraya menutupi matanya dengan lengan. "Mungkin malam ini ia kelelahan,semoga besok ia lebih siap untuk di obati" Orion mencoba membujuk Sang dokter "Baiklah, kalau begitu aku hanya akan membebat kakinya" "Sebaiknya nona sementara ini tidak memaksakan diri untuk berjalan sampai kakinya benar-benar sembuh" Violet menurut dan membiarkan dokter membebat kakinya denga perlahan. Orangtua violet akhirnya pulang, mereka sangat cemas saat lily pelayannya memberitahu keadaan violet. Dokter yang masih berada di rumah violet memberitahukan pada orangtuanya cara agar sakitnya tidak semakin parah. Setelah dokter pergi, Orion menemui orangtua violet untuk meminta maaf karna tak menjaga violet dengan baik. "Tak apa nak... Violet celaka karna kecerobohannya sendiri" Ujar sang ibu "Aku heran dengan sikapnya yang sekarang, ia terlihat lebih lemah dari sebelumnya" Ayah violet memberikan pendapatnya. Orion diam, tidak bisa menceritakan yang sebenarnya pada orangtua violet "Aku berjanji akan menjaganya lebih baik lagi bu" Hibur Orion. "Aku percaya padamu nak". Lagi-lagi terdengar teriakan lily dari kamar violet, membuat semua anggota keluarganya terkejut dan datang ke sumber suara. Lily terlihat menangis histeris. " Saya ke kamar nona untuk membantu nya membersihkan diri sebelum tidur, tapi nona tidak bergerak ataupun bernafas, tubuhnya juga membiru nyonya" Jelas lily sambil menangis. Mereka memeriksa keadaan violet dan kali ini ia benar-benar seperti sudah mati. Dokter keluarga yang tadi sudah pulang pun di panggil kembali. Sang ibu terlihat menangis dalam pelukan Sang ayah. Sedangkan Orion merasa dunia seperti berhenti sejenak. Ia tak percaya kalau violet akan pergi semudah itu. Energinya yang baru saja terisi penuh, langsung terkuras habis karna menahan sakit saat di pijat tadi. Ia merasa harus melakukan sesuatu, Orion mendekati violet lalu mencium bibirnya lama....sekali.berharap agar energinya kembali terisi dan violet bisa bangun Keajaiban terjadi dimana tubuh violet yang semula membiru kini mulai berubah cerah, ia kembali bernafas dan membuka matanya. Orion yang melihat violet kembali sadar langsung memeluknya,Membuat violet terkejut. Orang tua dan para pelayan yang menyaksikan kejadian itu juga terkejut.. Sang dokter yang sudah datang memeriksa kesehatan violet secara keseluruhan, dokter menjelaskan bahwa untuk sejenak violet mengalami mati suri, tapi kini ia baik2 saja. Sang ibu menceritakan pada dokter, bahwa violet sadar setelah Orion Sang pengawal menciumnya. Sang dokter tersenyum, mungkin itu adalah kekuatan cinta Sama seperti yang di alami putri salju dan putri aurora. Mendengar opini Sang dokter, Sang ayah dan Sang ibu saling melirik dan tersenyum. "Ternyata hal itu sebenarnya yang membuat keduanya tidak lagi bertengkar" Ucap Sang ayah menyimpulkan. "Ibu senang karna orion sudah seperti anak kita sendiri" Ujar sang ibu menyetujui ucapan ayah "Sebaiknya mereka segera menikah dan aku akan segera menimang cucu" Ucap sang ayah lagi "Impianmu terlalu berlebihan suamiku, baiknya kita tak mengganggu hubungan mereka" Usul sang ibu. Dokter hanya tertawa menanggapi percakapan majikannya. Selagi orangtua violet berbicara dengan dokter, violet di temani lily dan Orion di kamarnya "anda nona violet yang lama atau yang baru? " Lily terlihat takut "Apa maksudmu lily,ini aku..." Lily menghela nafas lega "Ternyata anda adalah nona violet yang baru.Saya khawatir anda menjadi nona violet yang dulu" "Memangnya aku yang dulu kenapa? " "Anda yang dulu sangat benci karna saya banyak bicara. Hari dimana Anda tiba-tiba berubah adalah hari dimana saya berniat untuk mengundurkan diri dari pekerjaan saya disini. Tapi Anda tiba-tiba menjadi sangat ramah dan saya jadi menyayangi Anda nona" Jawab lily sambil menangis. Diam2 Orion juga menyetujui pendapat lily terhadap pribadi violet " Aku juga menyayangimu lily" Violet membuka tangannya menawarkan pelukan hangat untuk lily,Dengan senang hati lily menyambut tawarannya. Lily lalu keluar dari kamar membiarkan majikannya bersama orion "Terimakasih atas segalanya Orion" "Kau membuatku khawatir violet" "Maafkan aku" Orion duduk di sampingnya dan membelai lembut kepala violet. "Sudah kewajibanku untuk menjagamu" "Malam ini aku akan mencoba menemui alice lagi dalam mimpi" "Untuk apa? " "Aku akan memohon padanya untuk memberikan cara lain dalam mengisi energi" "Aku tidak keberatan" Ujar Orion. Ucapannya membuat violet terkejut?
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN